29 Agustus 2009
Matematika bersama Pak Slamet
Pak Slamet, begitulah saya memanggil beliau. Seorang sosok guru dewasa yang sangat saya kagumi dan tentu saya banggakan. Beliau sangat disiplin dan rapi. Saya mengenal beliau saat kelas 2 SMP. Saya bersekolah di SMPN 4 Balikpapan, dahulu sebutannya SLTPN 4 Balikpapan. Beliau mengajar mata pelajaran Matematika. Sebuah mata pelajaran yang menjadi momok bagi banyak siswa. Tidak bagiku tentu saja.
Awal perkenalan dengan Pak Slamet ini cukup tidak mengasyikkan. Bukan karena tidak mengerjakan PR atau tidak bisa mengerjakan tugas yang diberikan, tapi karena "terlambat" masuk.
Masih ingat, ketika itu mata pelajaran Matematika ini pukul 7, jam pertama. Biasanya Bapaknya ini datang tepat jam 7. Karena rumah saya jauh di Kariangau, jadi kadang telat. Biasanya Bapaknya minta surat izin masuk dari guru piket. Malunya kalau mengingat itu. Tapi, saya terlambat bukan karena terlambat bangun atau apa, memang rumah yang harus menyeberangi laut, jadi akses transportasi rada susah.
Dengan mendapatkan nilai bagus dalam ulangan, rajin mengerjakan PR dan tugas, serta cepat dalam menangkap materi yang diberikan oleh Pak Slamet, saya jadi lebih diperhatikan dibanding anak yang lain di kelas. Hal itu terlihat sekali. Bahkan anak-anak yang lain pun menjuluki saya "anaknya Pak Slamet".
Hingga akhirnya ada Olimpiade Matematika di SMPN 1 Balikpapan. Saya mengikuti, tapi sayang tidak lolos 5 besar. Tapi tidak apalah, yang penting sudah mencoba.
Pak Slamet ini banyak memberikan motivasi kepada saya. Saya juga sering konsultasi masalah soal-soal Matematika yang ribet ke beliau.
Karena bantuan beliau-lah, saya lebih focus ke Matematika, hingga pengalaman-pengalaman hidup saya berkaitan dengan Matematika.
Semoga Allah yang membalas jasa-jasa beliau terhadap saya.
Saya hanya bisa mendo'akan Pak Slamet bahagia di dunia dan akhirat.
Amiiin...
Calon Guru Profesional Masa Depan
Berikut nama calon guru (pria), scholars TSP intake2007:
1. Zulkifli
Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.
Panggilan? Teman-teman banyak yang panggil “Kifli” dan “Zul”, tapi jujur, lebih suka dipanggil “Kif” atau “Fli” saja. Di rumah dipanggil “pi” dan beberapa teman yang spesial boleh memanggilku itu, hehe 
Lahir di Kariangau, 3 Januari 1989. Dari kecil senang nonton, sampai sekarang juga. Membaca tentu jadi hobi yang utama. Sekarang lagi suka fotografi, semenjak punya kamera sendiri (hadiah dari Ibu) meskipun cuma kamera biasa, tapi insyaALLAH bisa optimal. Amin…
Guru? Siapa takut.
Sejak kecil disibukkan dengan dunia pendidikan (lho, maksudnya?). Ini contohnya: meriksa kertas ulangan siswa Bapak dan Kai’ (kakek), nulis rapot (rapot dulu), nulis silabus ke buku yg gede (masih jarang komputer), dan ikut nimbrung dengan guru-guru (serasa dewasa, padahal diam aja, bicara kalau diajak ngobrol).
2. Salinan
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.
Asal dari Sekayu, Sumatera Selatan, SMA Negeri 2 Sekayu. Akrab dipanggil “Inan“. Lahir di Sekayu, (aduh, lupa tgl lahirnya, klo nggak salah sih bulan Oktober/November gitu). Senang dengan Training Motivasi. Oia, acara favoritnya “termehek-mehek”. Kalau urusan lobi, ini anak jagonya, dia akan mengeluarkan sejuta kata-kata agar berhasil, tak jarang kami (saya-aan) mengajaknya kalau mau membeli sesuatu & dia bertugas menawar harga barang (maaf Nan). Sebenarnya ni anak minat ke komputer juga.
3. Farchan Firmansyah
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.
Asal dari Malang, Jawa Timur, SMA Negeri 10 Malang. Akrab dipanggil “Aan“. Lahir di Malang, 2 Januari 1989 (lahir 1 hari sebelum saya). Bertubuh gempal dan berkulit putih, tingginya kurang lebih 175cm. Gemar bermain basket dan sepatu yang dimilikinya pasti deh sepatu basket. Spongebob adalah tokoh kartun favoritnya. Sekarang dia mendalami grafis komputer, wah, saingan ni ma aku, haha 
Pengukuhan OSIS
Tulisan ini untuk mengenang OSIS…
Mengenal OSIS sih dari SMP, sempat bergabung saat kelas 2. Kegiatan waktu SMP saat itu sangat sedikit, hanya beberapa kegiatan saja.
Lanjut ke SMA, waktu kelas 1 ada niat sih utk masuk OSIS, tp tiba2 pupus karena terlalu asyik dgn buku pelajaran
Kemudian, entah mengapa kelas 2 ada niatan utk ikut OSIS. Alhamdulillah keterima, hehee (makasih buat kakak2&mba2 yg nerima ak, lho??).
Pengukuhan OSIS…
Hahahahaa ;D
Pengen ketawa klo ingat masa itu, 4 thn yg lalu ya?? Waduh, sudah
lama ya, tua sekali ak skrg…
Huh, ingat bgt waktu ikut pengukuhan, sempat dikerjain disuruh ke depan gara2 bawa uang lebih (padahal kn rumahQ jauh,, dasar nih, siapa ya yg nyuruh ke depan waktu itu, hehee) terpaksa deh nyanyi. Masih ingat lagu itu : Pergi untuk Kembali – Ello,, hahhaa ;D, untungx suaraQ bagus (aduhh..narsis) trus ada drama kak devy pingsan segala (aduhh…capek dehh), keke nangis klo g salah waktu itu yaa… sama ada yg kelahi, lupa, siapa ya? kak atmi gituu??
Malam2 dibangunin pula, jurik malam, mana kaos kaki ada yg nyembunyikan, dihukum push-up dehh…
ahh…seru… (padahal lupa2 ingat kejadian yg lain).
Saat kls 3, saat berkuasa, wahahaaa ;D
Ingat waktu itu si Uwie asmanya kambuh (eh, bener g sihh??)
trus yg paling berkesan saat ngumpul di tengah lapang buat musyawarah utk ketua OSIS, calon waktu itu: winny-nyoman-pras 12 orang suara terbagi 3 sama rata: winny 4 suara, nyo 4 suara, pras 4 suara… (hmm?? pokoknya terbagi 3 sama rata)
wahh,, tanpa rekayasa lho…
mlm itu siapa aja ya?? lupa euy…
untungnya dpt mufakat
OSIS, OSIS
Alhamdulillah sempat bergabung. Ahh, tp nilaiQ pd turun nih gara2
ikut OSIS (curcong). Tp, gpp. Akunya aja kayaknya yg masih hrs bljr cara bagi waktu. Prestasi tetep jalannn donkz…
OK guyz, itu aja, ini cuma mengenang kembali.
Mengenal OSIS sih dari SMP, sempat bergabung saat kelas 2. Kegiatan waktu SMP saat itu sangat sedikit, hanya beberapa kegiatan saja.
Lanjut ke SMA, waktu kelas 1 ada niat sih utk masuk OSIS, tp tiba2 pupus karena terlalu asyik dgn buku pelajaran
Kemudian, entah mengapa kelas 2 ada niatan utk ikut OSIS. Alhamdulillah keterima, hehee (makasih buat kakak2&mba2 yg nerima ak, lho??).
Pengukuhan OSIS…
Hahahahaa ;D
Pengen ketawa klo ingat masa itu, 4 thn yg lalu ya?? Waduh, sudah
lama ya, tua sekali ak skrg…
Huh, ingat bgt waktu ikut pengukuhan, sempat dikerjain disuruh ke depan gara2 bawa uang lebih (padahal kn rumahQ jauh,, dasar nih, siapa ya yg nyuruh ke depan waktu itu, hehee) terpaksa deh nyanyi. Masih ingat lagu itu : Pergi untuk Kembali – Ello,, hahhaa ;D, untungx suaraQ bagus (aduhh..narsis) trus ada drama kak devy pingsan segala (aduhh…capek dehh), keke nangis klo g salah waktu itu yaa… sama ada yg kelahi, lupa, siapa ya? kak atmi gituu??
Malam2 dibangunin pula, jurik malam, mana kaos kaki ada yg nyembunyikan, dihukum push-up dehh…
ahh…seru… (padahal lupa2 ingat kejadian yg lain).
Saat kls 3, saat berkuasa, wahahaaa ;D
Ingat waktu itu si Uwie asmanya kambuh (eh, bener g sihh??)
trus yg paling berkesan saat ngumpul di tengah lapang buat musyawarah utk ketua OSIS, calon waktu itu: winny-nyoman-pras 12 orang suara terbagi 3 sama rata: winny 4 suara, nyo 4 suara, pras 4 suara… (hmm?? pokoknya terbagi 3 sama rata)
wahh,, tanpa rekayasa lho…
mlm itu siapa aja ya?? lupa euy…
untungnya dpt mufakat
OSIS, OSIS
Alhamdulillah sempat bergabung. Ahh, tp nilaiQ pd turun nih gara2
ikut OSIS (curcong). Tp, gpp. Akunya aja kayaknya yg masih hrs bljr cara bagi waktu. Prestasi tetep jalannn donkz…
OK guyz, itu aja, ini cuma mengenang kembali.
Kuncir Keripik Singkong
Mungkin hal yang tidak asing bagi teman-teman. Tapi... ada yang beda dengan keripik singkong buatan Mamaku.

Apa yo?
Oia, sebenarnya yang benar itu keripik apa kerupuk ya? Bedanya apa? Nggak penting bahas itu. Tapi kok rasanya aku juga bingung. Hahaa :-) Pokoknya itulah.
Pengen tau apa bedanya dengan keripik/kerupuk singkong yang lain?
Ini dia...
Keripik ini emang terbuat dari singkong seperti halnya keripik singkong yang dijual di mana-mana itu. Tapi, ada yang beda. Perbedaannya disini itu adalah dari bentuknya.
Keripik yang dibuat Mamaku ini berbentuk seperti kunciran pita, istilahnya apa ya?
Ya seperti itu, tau rambut yang dikuncir kan? Nah, bentuknya akan seperti itu. Cuma ya tidak sepanjang rambut. Keripik ini hanya sekitar 10 cm saja.
Soal warna, keripik ini juga punya warna yang macam-macam. Ada hijau, merah, kuning. Pokoknya warna kesumba itu deh.
Oia, tau kesumba kan?
Itu loh pewarna bat makanan. Aku nggak tau sebenarnya pewarna ini aman nggak ya? Tapi banyak dijual dan tulisannya emang pewarna makanan.
Nah, itulah keripik istimewa buatan Mamaku.
Ada yang mau?
Datang aja ke rumah...
Oia, kalau ada yang mau beli juga ntar dibuatkan, 1 bungkus Rp.2000,-
Proses pembuatannya masih rahasia. Kalau mau tau ntar datang ke rumah aja deh...
Hahahaaa :-)
Judi?
Wow...Ada apa dengan wajah-wajah pada foto di samping ini?
Hahahaa :-)
OK!
Sebelum memulai cerita mengenai foto di samping saya akan mengenalkan siapa saja tersangka dalam foto di samping ini.
Tersangka pertama, Radhy (nama asli Radiansyah, kalau tidak salah), mahasiswa akhir tingkat 3 FISIPOL UNMUL (mau ke tingkat 4) yang sedang menjalani KKN di Kariangau. Memakai baju, celana pendek, dan songkok (peci/kopiah) berwarna hitam. Tangan kanan mengacung ke atas.
Tersangka kedua berada di sebelah kanan Radhy. Jumari. Anak Kariangau yang tinggal di RT.01. Wajahnya ditutup oleh kardus. Tidak jelas apa maksud dari menutup mukanya itu.
Tersangka ketiga, Iwan a.k.a Unta. Anak Kariangau yang juga tinggal di RT.01. Dia kerja di Galangan bersama dengan Jumari. Memakai jaket dan songkok putih.
Dan terakhir, penulis, hahaaa :-) memakai baju biru dan celana panjang hitam.
Inilah hasil wawancara dengan para pelaku:
*Apa yang kalian lakukan?
#Kami bermain dom (domino)
*Kenapa wajah kalian seperti itu?
#Yah, itu karena kalau kalah akan dicoret, dan hasilnya seperti itu
*Apa yang kalian pakai untuk mencoret?
#Hahahaaa ;-) itu pakai bedak Herocin, bedak yang kalau dipake dingin dan agak panas, ditaruh di mangkuk kecil kemudian diberi air dan diaduk.
*Siapa yang banyak coretan?
#Jumari lahh... Hahahaaa :-D (tertawa bersama)
*Oh...mungkin karena itu dia menutup wajahnya?
#Mungkin
*Di mana kalian bermain dom?
#Di Posko KKN Kariangau, samping kantor kelurahan
*Berapa lama kalian bermain?
#Kalau tidak salah sampai jam 1
*Siapa yg menang?
#Menang apanya? Toh semua kena coretan. Hahahaa :-)
Hahaahaa ;-)
Itulah wawancara singkat kami dengan para pelaku.
Nantikan di permainan dom kami selanjutnya yang lebih menantang.
Langganan:
Postingan (Atom)


